MAKALAH
“METODE
PEMBELAJARAN TUTORIAL”
Diajukan sebagai
salah satu syarat penyelesaian
Tugas mata
kuliah Multimedia
Pembelajaran PPKn
Dosen Pengampuh : Jusrianto,
S.Pd.,M.Pd
Disusun
Oleh
KELOMPOK
I
SYARIFUDDIN.
R 1601401034
BERTA 1601401022
YUYUN
PRATIWI 1601401011
HAIRUNNISA
YASIM 1601401028
KATA PENGANTAR
Puji dan
syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat dan karunianya sehinnga dapat
menyelesaikan tugas makalah.
Penyusun
menyadari, penyusunan makalah ini masih jauh dari sempurna, serta masih banyak
kekurangan. Penyusun mohon kritik dan saran dari rekan-rekan semua ke arah
kesempurnaan makalah ini.
Penyusun
berharap, makalah ini bisa bermanfaat bagi penyusun sendiri ataupun semua pihak
yang memerlukan.
Palopo,
01 April 2018
Penulis
DAFTAR ISI
Kata pengantar................................................................................................. i
Daftar isi........................................................................................................... ii
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar
Belakang................................................................................... 1
1.2 Rumusan
Masalah.............................................................................. 1
1.3 Tujuan................................................................................................. 2
BAB II Pembahasan
2.1 Pengertian Metode Pembelajaran....................................................... 3
2.2 Pengertian Metode Tutorial................................................................ 4
2.3 Ciri-Ciri Metode Pembelajaran Tutorial............................................. 4
2.4 Implementasi Metode Tutorial dalam Pembelajaran Non Formal...... 5
BAB III Penutup
3.1 Kesimpulan
........................................................................................ 6
3.2 Saran................................................................................................... 6
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Tujuan
pembelajaran bukanlah penguasaan materi pelajaran, akan tetapi proses
untuk mengubah tingkah laku siswa sesuai dengan tujuan yang akan dicapai
(Sanjaya 2008: 215). Pencapaian tujuan pembelajran merupakan out put/ out
come dari sistem yang berjalan. Dalam sebuah sistem tentu ada
input-proses-output. Pemebalajaran berada pada posisi tengah yaitu pada proses.
Keberlangsunngan proses sangat dipengaruhi oleh input yang masukan. Sehingga
out put sesuai dengan apa yang diharapkan. Proses akan berjalan lancar
apabila didukung dengan pengetahuan dan komponen-komponen yang memadai. Banyak
pengajar yang dalam melaksanakan belajar mengajarnya tidak bisa mencapai
tujuan/kompetensi yang ditentukan.
Penyebabnya adalah pemebelajaran
tidak sesuai dengan karakteristik peserta didik. Peserta didik inginnya “begini
pendidik melakukan begitu”tidak ada sinergitas antara pendidik dan peserta
didik. Karakteristik siswa merupakan salah satu faktor penyebab efektif dan
tidaknya pembelajaran. Dalam pembelajaran kita mengenal istilah metode
pembelajaran. Metode pembelajaran tutorial itulah yang menjadi fokus pembahasan
dalam makalah ini. Karena itu merupakan komponen yang sangat mendukung untuk
memahami karakteristik peserta didik demi tercapainya tujuan pembelajaran.
Proses pembelajaran akan berjalan efektif jika pendidik paham dan
mengetahui dan memahami metode pembelajaran terutama metode pemebalajaran
tutorial. Metode pembelajarn tutorial ini merupakan salah satu metode yang akan
digunakan dan mendukung terhadap pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan
kompetensi dan karakteristik peserta didik. Kami berharap pembahasan ini akan
bermanfaat bagi kelompok kami khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa Pengertian Metode Pembelajaran ?
2.
Bagaimana Metode Pembelajaran Tutorial ?
3.
Apa saja ciri-ciri Metode Pembelajaran Tutorial ?
4.
Bagaimana Implementasi Metode Tutorial dalam Pembelajaran Non Formal ?
C.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui arti dari Metode Pembelajaran.
2.
Untuk mengetahui defini metode pembelajarn tutorial.
3.
Untuk mengetahui ciri-ciri dan langkah-langkah metode pembelajaran tutorial.
4.
Untuk mengetahui Implementasi Metode Tutorial dalam Pembelajaran Non Formal
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengetian Metode Pembelajaran
Secara
umum metode diartikan sebagai cara melakukan sesuatu. Menurut Kamus Besar
Bahasa Indonesia, metode adalah cara kerja yang bersistem untuk memudahkan
pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentuakan. Metode juga diartikan sebagai cara
yang digunakan untuk mewujudkan atau mengimplementasikan rencana yang sudah
disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara
optimal. Menurut Purwadarminta, metode adalah cara yang telah teratur dan
terfikir baik-baik untuk mencapai suatu maksud. Dengan demikian dalam
menyampaikan suatu bahan belajar kita harus memilih dan menentukan suatu metode
yang tepat agar pesan atau bahan belajar yang hendak kita sampaikan dapat
mencapai tujuan dan sasaran secara efektif dan efisien.
Pembelajaran
diartikan sebagai serangkaian upaya yang dilakukan pendidik untuk membantu
peserta didik belajar. Dari sini jelas tugas pendidik sebenarnya hanya membantu
atau menggiring peserta didik untuk betul-betul melakukan kegiatan belajar atas
dasar kemauan dan kesadaran diri. Menurut Direktorat Pendidikan Masyarakat (Depdikbud)
pembelajaran adalah mmebuat seseorang mau dan gemar belajar terus-menerus dan
gemar sepanjang hayatnya serta mampu menerapkan apa yang diperolehnya melalui
belajar ke dalam kehidupannya dan unutk sumber penghidupannya.
Metode
pembelajaran secara khusus dapat diartikan sebagai cara atau pola yang khas
dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai
teknik dan sumberdaya terkait lainnya agar terjadi proses pembelajaran
pada diri pembelajaran. Metode pembelajaran didefinisikan sebagai cara yang
digunakan guru, sehingga dalam menjalankan fungsinya, metode merupakan alat
untuk mencapai tujuan pembelajaran. Jadi, Metode pembelajaran adalah suatu cara
yang dilakukan pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran.
B.
Pengertian Metode Tutorial
Menurut
Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tutorial adalah pembimbingan kelas
oleh seorang pengajar (tutor) untuk seorang peserta didik. Metode tutorial
adalah metode pembelajaran dengan mana seorang pendidik memberikan bimbingan
belajar kepada peserta didik secara individual.
Keunggulan
metode tutorial adalah, peserta didik memperoleh pelayanan pembelajaran
secara individual sehingga permasalahan spesifik yang dihadapinya dapat
dilayani secara spesifik pula, seorang peserta didik dapat belajar dengan
kecepatan yang sesuai dengan kemampuannya tanpa harus dipengaruhi oleh
kecepatan belajar peserta didik yang lain. Sedangkan kelemahannya adalah,
memerlukan waktu yang lama karena guru harus melayani peserta didik dalam
jumlah banyak, memerlukan kesabaran dan keluasan pemahaman guru tentang materi
yang dipelajari siswa.
C.
Ciri-Ciri Metode Pembelajaran
Tutotrial
Suhito
menjelaskan bahwa dalam model pembelajaran tutorial terdapat ciri-ciri yang menjadi
kekhasan dari model pembelajaran tutorial. Ciri-ciri itu antara lain sebagai
berikut:
1.
Tujuan pengajaran dari metode pembelajaran tutorial adalah memberikan
kesempatan pada setiap peserta didik untuk mengembangkan kemampuan memecahkan
masalah secara rasional, mengembangkan sikap sosial dan semangat gotong royong
dalam kehidupan, mendinamiskan kegiatan kelompok dalam belajar sehingga tiap
anggota merasa dirinya sebagai bagian kelompok yang bertanggung jawab, mengembangkan
kemamampuan kepemimipinanan keterampilan pada setiap anggota kelompok dalam
pemecahan masalah kelompok.
2.
Peserta didik dalam pembelajaran ini memiliki ciri-ciri:
a.
Setiap peserta didik merasa sadar diri memiliki anggota kelompok
b.
Setiap peserta didik sadar diri memiliki tujuan bersama berupa
tujuan kelompok
c.
Memiliki rasa saling membutuhkan dan tergantung
d.
Interaksi dan komunikasi antar anggota
e.
Ada tindakan bersama sebagai perwujudan tanggung jawab kelompok
3.
Pendidik berperan dalam pembentukan kelompok, perencanaan tugas
kelompok, pelaksanaan, dan tahap evaluasi hasil belajar kelompok. Dalam tahap
pembentukan kelompok dipertimbangkan antara lain tujuan yang akan diperoleh
peserta didik dalam kelompok (latihan gotong royong, peningkatan kecepatan dan
ketepatan kerja, dan lain-lain), latar belakang pengalaman peserta didik/pusat
perhatian peserta didik. Dalam tahap perencanaan tugas kelompok, pendidik
memperhatikan jenis tugas yang akan diberikan apakah tugas paralel ataukah
tugas komplementer. Tugas paralel artinya semua kelompok mendapat tugas yang
sama, tugas komplementer artinya kelompok saling melengkapi pemecahan masalah.
Dalam tahap pelaksanaan mengajar guru berperan antara lain pemberi informasi
umum tentang proses belajar kelompok, guru sebagai fasilitator pembimbing dan
pengendali ketertiban kelompok.
D.
Implementasi Metode
Tutorial dalam Pembelajaran Non Formal
Metode
tutorial ini diberikan dengan bantuan
tutor. Setelah warga belajar diberikan bahan ajar, kemudian warga belajar diminta untuk mempelajari bahan ajar
tersebut. Pada bagian yang dirasakan sulit, warga belajar dapat
bertanya pada tutor. Metode ini sangat cocok diterapkan dalam model
pembelajaran mandiri seperti pada pembelajaran jarak jauh di mana siswa
terlebih dahulu diberi modul untuk dipelajari. Contohnya yaitu: (1) dalam belajar
dan mengajar untuk Universitas Terbuka, (2) Kursus Mengemudi dan (3) Hafalan surat-surat pendek dalam TPQ
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas
dapat kami simpulkan, bahwa untuk dapat melaksanakan tugasnya secara
profesional sebagai seorang pendidik yakni melaksanakan pembelajaran sesusai
dengan kompetensi dan karakteristik siswa, seorang pendidik dituntut dapat
memahami dan memliki keterampilan yang memadai dalam mengembangka metode.
Terutama metode pembelajaran tutorial yang akan dipakai dalam pembelajaran
kelas sehingga menghasilkan pembelajaran yang efektif, kreatif dan
menyenangkan.
B.
Saran
Saran
kami kepada pendidik agar lebih mengutamakan metode tutorial yang sesuai dengan
bahan ajar, penyesuaian tutorial pada anak akan menjadi salah satu indicator untuk
keberhasilan tutor dalam membelajarkan, karena apa yang akan dipakai kepada
peserta didik adalah subjek pendidikan. Agar nantinya tujuan dari
pembelajaran itu dapat tercapai.
DAFTAR PUSTAKA
Asmah, Siti. 2005. Metode
Dan Teknik Pembelajaran Orang Dewasa. Malang: Elang Mas
Gintings, Abdurarakhman.
2008. Belajar Dan Pemebelajaran. Bandung: Humaniora.
Moedzakir, Djauzi. 2010. Metode
Pembelajaran Program-Program Pendidikan Luar Sekolah. Malang: Um Press
Wina, Sanjaya. 2010. Kurikulum
Dan Pemebelajaran. Jakarta: Kencana prenada Media Group.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar