Makalah Model Pembelajaran Kontekstual (Real Praktis)
Disusun Guna Memenuhi Salah Satu Tugas
Mata Kuliah : Multimedia
Pembelajaran Ppkn
Dosen Pengampu : Jusrianto S.Pd.,M.Pd
Disusun Oleh:
FITRA AYU LESTARI (1601401005)
FITRI ULFAH HAMLI (1601401016)
IRMAYANTI (1601401036)
AMANDA AULIAH BAHASAN (1601401015)
PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS COKROAMINOTO PALOPO
2018
KATA PENGANTAR
Segala
Puji dan Syukur penulis panjatkan Kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
ni’mat iman dan ni’mat islam, sehingga penulis masih dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul “Model Pembelajaran Kontekstual (Real praktis)”.
Dan semoga sholawat dan salam tetap
tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Yang telah membawa kata
dari jurang-jurang kehancuran dan dari jalan yang gelap gulita menuju jalan
yang terang benderang yakni agama islam.
Semoga atas tersusunnya makalah ini
dapat memberikan manfaat dan pembelajaran kepada penulis khususnya dan para
pembaca umumnya. Disamping itu penulis juga menyadari makalah ini tidak
terlepas dari segala kekurangan, oleh karnanya segala bentuk kritikan sangat
penulis harapkan untuk selangkah lebih maju pada kesempatan selanjutnya.
Palopo,
7 April
2018
DAFTAR ISI
SAMPUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
BAB I PENDAHULUAN 1
A.
Latar Belakang 1
B.
Rumusan Masalah 1
C.
Tujuan Penulisan 2
BAB II PEMBAHASAN 2
A.
Pengertian dari CTL 3
B.
Hakekat Pembelajaran Kontekstua........................................................... 3
C.
Pengertian Pembelajaran Kontekstual...................................................... 3
D.
Penerapan Pendekatan Kontekstual Di
Kelas.......................................... 4
E.
Karakteristik Pembelajaran Kontekstual................................................... 4
BAB III PENUTUP 5
A.
Kesimpulan 5
B.
Saran 5
DAFTAR PUSTAKA 6
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Ada kecenderungan dewasa ini untuk kembali pada pemikiran bahwa
anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan alamiah. Belajar akan
lebih bermakna jika anak mengalami apa yang dipelajarinya, bukan memgetahuinya.
Pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi terbukti berhasil dalam
kompetisi menggingat jangka pendek tetapi gagal dalam membekali anak memecahkan
persoalan dalam kehidupan jangka panjang.
Pendekatan kontektual (Contextual Teaching and Learning /CTL)
merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang
diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan
antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka
sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran
diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlansung alamiah
dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan mentransfer
pengetahuan dari guru ke siswa. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan dari pada
hasil Dalam kelas kontektual, tugas guru adalah membantu siswa mencapai
tujuannya. Maksudnya, guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada
memberi informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja
bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa). Sesuatu
yang baru datang dari menemukan sendiri bukan dari apa kata guru.Begitulah
peran guru di kelas yang dikelola dengan pendekatan kontekstual
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa pengertian dari CTL?
2.
Bagaimana hakekat Pembelajaran Kontekstual?
3.
Apa pengertian Pembelajaran
Kontekstual?
4.
Bagaimana penerapan Pendekatan
Kontekstual Di Kelas?
5.
Apa karakteristik Pembelajaran
Kontekstual?
C.
Tujuan Penulisan
Agar Pembaca yang hampir seluruhnya merupakan guru dan calon
guru dapat lebih mengetahui konsep dari model pembelajaran konterkstual ( real
praktis) dan penerapannya di dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat
mempermudah seorang pengajar untuk mencapai tujuan pendidikan nasional yang
telah ditetapkan.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Model Pembelajaran Kontekstual
1.
Pengertian Contextual Teaching and Learning
Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan
proses pembelajaran yang holistik dan bertujuan membantu siswa untuk memahami
makna materi ajar dengan mengaitkannya terhadap konteks kehidupan mereka
sehari-hari (konteks pribadi, sosial dan kultural), sehingga siswa memiliki
pengetahuan/ ketrampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkonstruksi
sendiri secara aktif pemahamannya. CTL disebut pendekatan kontektual karena
konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya
dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara
pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai
anggota masyarakat.
B.
Hakekat Pembelajaran Kontekstual
Pembelajarn
kontekstual (Contextual Teaching and learning) adalah konsep belajar
yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi
dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang
dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari, dengan
melibatkan tujuh komponen utama pembelajaran efektif, yakni: konstruktivisme (Constructivism),
bertanya (Questioning), menemukan ( Inquiri), masyarakat
belajar (Learning Community), pemodelan (Modeling), dan penilaian
sebenarnya (AuthenticAssessment).
C. Pengertian Pembelajaran Kontekstual
Merupakan suatu proses pendidikan yang holistik dan bertujuan
memotivasi siswa untuk memahami makna materi pelajaran yang dipelajarinya dengan
mengkaitkan materi tersebut dengan konteks kehidupan mereka sehari-hari
(konteks pribadi, sosial, dan kultural) sehingga siswa memiliki pengetahuan/
keterampilan yang secara fleksibel dapat diterapkan (ditransfer) dari satu
permasalahan /konteks ke permasalahan/ konteks lainnya.
D. Penerapan Pendekatan Kontekstual Di Kelas
Pembelajaran Kontekstual dapat diterapkan dalam kurikulum apa
saja, bidang studi apa saja, dan kelas yang bagaimanapun keadaannya. Pendekatan
Pembelajaran Kontekstual dalam kelas cukup mudah. Secara garis besar,
langkahnya sebagai berikut ini.
Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna
dengan cara bekerja sendiri, dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan
keterampilan barunya
1.
Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topic
2.
kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya.
3.
Ciptakan masyarakat belajar.
4.
Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran
5.
Lakukan refleksi di akhir pertemuan
6.
Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara
E. Karakteristik Pembelajaran Kontekstual
1)
Kerjasama
2)
Saling menunjang
3)
Menyenangkan, tidak membosankan
4)
Belajar dengan bergairah
5)
Pembelajaran terintegrasi
6)
Menggunakan berbagai sumber
7)
Siswa aktif
8)
Sharing dengan teman
9)
Siswa kritis guru kreatif
10) Dinding dan
lorong-lorong penuh dengan hasil kerja siswa, peta-peta, gambar, artikel, humor
dan lain-lain
11) Laporan kepada orang
tua bukan hanya rapor tetapi hasil karya siswa, laporan hasil pratikum,
karangan siswa dan lain-lain
BAB III
PENUTUP
A.
Simpulan
CTL disebut pendekatan kontektual karena konsep belajar yang
membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia
nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang
dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota
masyarakat.
Daftar Pustaka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar